Perbedaan haji plus dan reguler

30 Perbedaan Haji Plus dan Reguler Lengkap

Perbedaan haji plus dan reguler – Haji adalah salah satu dari lima Rukun Islam, ibadah yang menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, baik dari segi finansial maupun fisik. Rangkaian ibadah ini dilaksanakan di Tanah Suci Mekah dan telah menjadi simbol kesetiaan dan pengabdian umat Muslim kepada Allah SWT. Namun, ada beberapa pilihan bagi Anda yang ingin menunaikan haji, yaitu Haji Reguler dan Haji Plus. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya, serta mempengaruhi bagaimana Anda akan merasakan dan menjalankan ibadah haji ini.

Mengetahui perbedaan antara Haji Reguler dan Haji Plus adalah penting, terutama jika Anda adalah seseorang yang sedang mempertimbangkan untuk mendaftar haji dalam waktu dekat. Artikel ini akan membahas secara detil perbedaan antara keduanya, dari prosedur pendaftaran, biaya, hingga pelayanan yang Anda dapatkan. Mari kita mulai.

Baca Juga: Pelaksanaan Haji Plus Berapa Hari? Berikut Info Lengkap

30 Perbedaan Haji Plus dan Reguler Lengkap

1# Tempat Mendaftar

Haji Reguler

Jika Anda memilih Haji Reguler, proses pendaftarannya lebih ribet. Anda harus datang langsung ke Bank Penerima Setoran (BPS) Syari’ah yang ditunjuk oleh pemerintah untuk membuka tabungan haji.

Haji Plus

Sebaliknya, Haji Plus menawarkan pendaftaran yang lebih fleksibel dan modern. Anda bisa mendaftar secara online atau melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Opsi ini sangat menguntungkan bagi Anda yang memiliki jadwal yang padat atau lebih memilih untuk mengerjakan semua administrasi dari rumah.

Biaya DP atau Pendaftaran

Haji Reguler

Biaya DP atau uang muka untuk Haji Reguler sekitar 25 juta rupiah, membuatnya lebih terjangkau untuk jamaah dengan budget terbatas. Ini adalah pilihan yang ekonomis jika Anda mencari opsi yang lebih hemat.

Haji Plus

Untuk Haji Plus, DP yang dibutuhkan cukup tinggi, sekitar 6.000 USD. Meski memerlukan biaya lebih besar di awal, layanan yang Anda dapatkan akan sebanding dan lebih eksklusif.

Biaya Keseluruhan

Haji Reguler

Biaya total untuk Haji Reguler berkisar antara 44-55 juta rupiah. Dengan budget yang relatif lebih terjangkau ini, Anda harus siap untuk mendapatkan fasilitas yang lebih sederhana.

Haji Plus

Sebaliknya, biaya keseluruhan untuk Haji Plus adalah sekitar 8.950 USD. Anda akan mendapatkan layanan premium dan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi, meski dengan biaya yang sedikit lebih mahal.

Maskapai Penerbangan

Haji Reguler

Jamaah biasanya menggunakan Garuda Indonesia atau Saudi Airlines dengan kelas ekonomi. Layanan selama penerbangan bisa dibilang standar, dan Anda harus mempersiapkan diri untuk keterbatasan dalam pelayanan.

Haji Plus

Anda akan memiliki lebih banyak opsi maskapai dan kelas penerbangan, memungkinkan Anda untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Akomodasi Hotel

Haji Reguler

Akomodasi biasanya adalah hotel bintang tiga yang berlokasi antara 500-4 KM dari tempat ibadah. Anda mungkin harus berjalan cukup jauh atau menggunakan transportasi umum untuk mencapai lokasi ibadah.

Haji Plus

Anda akan diakomodasi di hotel bintang 4 atau 5 yang sangat dekat dengan area ibadah, meminimalkan kebutuhan transportasi dan memberikan kenyamanan yang lebih.

Kaaba

Tour Leader dan Muthawif

Haji Reguler

Tour leader dan muthawif ditunjuk oleh Kementerian Agama, menjamin standar pelayanan yang konsisten dan sesuai dengan aturan pemerintah.

Haji Plus

Tour leader biasanya adalah dari travel agen sendiri yang sudah bersertifikasi. Ini memungkinkan Anda untuk menikmati layanan yang lebih personal dan fleksibel.

Petugas Kesehatan

Haji Reguler

Tim medis yang akan menangani Anda ditunjuk oleh Kementerian Agama. Ini menjamin bahwa pelayanan medis yang Anda terima telah sesuai dengan standar pemerintah.

Haji Plus

Setiap 90 jemaah akan mendapatkan satu dokter, yang ditunjuk oleh travel agen. Ini menjamin tingkat pelayanan medis yang lebih tinggi dan lebih personal.

Kuota Resmi dari Kemenag RI

Haji Reguler dan Haji Plus sama-sama merupakan haji resmi yang memiliki kuota dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Haji Reguler memiliki kuota yang lebih besar, mencapai sekitar 204.000 jemaah per tahun. Sebaliknya, Haji Plus lebih eksklusif dengan kuota yang lebih terbatas, yaitu sekitar 17.000 jemaah per tahun.

Waktu Antrian dan Estimasi Keberangkatan

Keputusan antara memilih Haji Reguler atau Haji Plus bisa sangat dipengaruhi oleh faktor waktu antrian. Untuk Haji Reguler, antrian bisa sangat panjang, antara 11-48 tahun. Sebaliknya, antrian untuk Haji Plus relatif lebih singkat, yaitu sekitar 7 tahun saja.

Baca Juga: Biaya Haji Plus Untuk 2 Orang, Kuota Resmi

Pilihan Paket

Haji Reguler biasanya tidak menawarkan pilihan paket, sedangkan Haji Plus memberikan berbagai pilihan paket, mulai dari Ekonomis hingga VIP. Ini memungkinkan jemaah untuk memilih jenis layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

Tipe Visa dan Biaya Visa

Kedua tipe haji ini menggunakan Visa Haji dari kuota reguler pemerintah. Namun, Haji Plus biasanya menyediakan layanan tambahan yang mempermudah proses visa, seperti kecepatan dalam proses pengajuan atau fasilitas khusus lainnya. Sementara itu, untuk biaya visa, baik Haji Reguler maupun Haji Plus, sama-sama gratis karena di-cover oleh pemerintah Arab Saudi.

Program Arbain

Jika Anda memilih Haji Reguler, Anda akan mendapatkan kepastian untuk bisa melaksanakan Shalat Arbain atau sholat 40 rakaat di Masjid Nabawi. Sedangkan di Haji Plus, ketersediaan program ini bergantung pada paket yang Anda pilih.

Keberangkatan

Untuk Haji Reguler, jadwal keberangkatan sepenuhnya ditentukan oleh Kemenag RI, sedangkan Haji Plus menawarkan fleksibilitas dalam hal ini. Anda bisa memilih untuk berangkat pada jadwal awal, tengah, atau akhir sesuai dengan paket yang Anda ambil.

Biaya Dam (Denda)

Kedua jenis haji ini sama-sama menanggung 100% biaya Dam apabila terjadi situasi yang memerlukan pembayaran denda ini. Ini biasanya dikenakan apabila ada pelanggaran terhadap aturan haji, dengan nilai berkisar antara 500-700 SAR.

Upgrade Kursi Pesawat

Pada Haji Reguler, Anda tidak bisa memilih untuk upgrade kursi ke bisnis class. Sedangkan Haji Plus memberikan Anda kesempatan untuk melakukan upgrade jika Anda menginginkan perjalanan yang lebih nyaman.

Manasik Haji

Haji Reguler menyediakan manasik atau pelatihan haji satu kali sebelum keberangkatan dan saat di embarkasi. Sementara itu, pada Haji Plus, manasik disediakan berulang setiap tahun hingga tahun keberangkatan dan bisa dilakukan sampai 5-7 kali, tergantung travel mana anda mendaftar.

Fleksibilitas Penundaan dan Pewarisan

Haji Reguler menawarkan fleksibilitas dengan memberikan 2x kesempatan untuk menunda keberangkatan. Sedangkan haji plus juga memiliki ketentuan sama, memberikan 2x kesempatan untuk menunda. 

Sedangkan untuk untuk pewarisan, haji plus dan haji reguler sama-sama memperbolehkanya.

Memilih antara Haji Reguler dan Haji Plus sebenarnya tergantung pada berbagai faktor, mulai dari budget, kebutuhan, hingga ekspektasi Anda terhadap level kenyamanan dan pelayanan. Haji Reguler lebih ekonomis tetapi dengan fasilitas yang sederhana, sementara Haji Plus menawarkan kenyamanan dan fasilitas yang lebih tapi dengan biaya yang lebih tinggi. Keduanya tetap akan membawa Anda kepada tujuan yang sama: menunaikan ibadah haji sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.